Panduan Konsultasi
Cara Menyusun Kronologi untuk Konsultasi Hukum
Catat urutan peristiwa dan informasi yang belum pasti untuk membantu menjelaskan persoalan Anda.
Mulai dari peristiwa utama
Tuliskan peristiwa yang paling berkaitan dengan pertanyaan Anda. Gunakan urutan tanggal bila tersedia. Jika tanggal belum diketahui, tandai sebagai perkiraan. Tidak perlu membuat cerita panjang sebelum tujuan konsultasi menjadi jelas.
Pisahkan fakta dan dugaan
Bedakan hal yang Anda alami sendiri, informasi dari orang lain, dan dugaan pribadi. Catatan ini membantu memperlihatkan bagian yang masih perlu diperiksa. Hindari menyatakan kesimpulan hukum sebagai fakta dalam ringkasan awal.
Tandai bahan yang tersedia
Di samping setiap peristiwa, tuliskan apakah Anda memiliki surat, perjanjian, atau catatan komunikasi terkait. Daftar tersebut membantu Anda menemukan bahan saat diminta. Simpan dokumen asli dengan baik dan jangan mengunggahnya melalui form pengantar.
Akhiri dengan pertanyaan
Tuliskan apa yang ingin Anda pahami dan hasil pembahasan yang Anda harapkan. Contoh: bagian mana dari perjanjian yang perlu ditelaah, atau informasi apa yang belum lengkap. Sebutkan juga jadwal yang sudah diketahui agar ketersediaan konsultasi dapat dibahas.


